Selasa, 01 November 2011

TICKETING ONLINE


Setelah dikaji, lalu mencoba search di google tentang bisnis tiket secara online, kali ini saya telah dapatkan realnya bisnis ini. Dalam hal ini saya ingin berbagi kepada teman-teman semua mulai dari yang saya kenal, dan yang baru kenal dan yang tidak kenal, Salam Kenal....


Ada 2 alternatif ajakan saya dalam bisnis ini :

1. Menjadi Sub Agent
  • Biaya Pendaftaran Rm. 60.00.
  • Bisa Cetak Tiket Sendiri
  • Bisa di akses dimana saja
  • Online langsung ke Maskapai
  • Mendapatkan harga-harga promo
  • Berpeluang mendapatkan penawaran bonus seperti diatas
  • Dengan memperkenalkan bisnis ini, anda berhak mendapatkan komisi dari setiap hasil transaksi mereka.
  • Mendapatkan Trainning / Pelatihan Pemesanan Tiket.

Jumat, 28 Oktober 2011

Sukses menjadi Investor Properti

Salah satu yang membuat seseorang bisa sukses menjadi investor properti karena orang ini senang pada transaksinya, BUKAN pada propertinya. Salah satu kesalahan terbesar seseorang (terutama yang mengaku investor) dalam membeli properti adalah mereka membeli properti tidak berdasarkan keuntungan finansial tetapi lebih karena faktor SUKA pada propertinya yang indah maupun arsiteknya sangat bagus. Tidak ada salahnya sih…. anda suka pada hal itu kalau properti itu untuk rumah tinggal anda. Tapi kalau sudah menyangkut  investasi, anda harus memerhatikan untung dan ruginya secara finansial, dan meninggalkan perasaan SUKA atau TIDAK suka. Tetaplah berpegang pada prinsip-prinsip investasi, misalnya apakah prospek properti itu bagus? Apakah menghasilkan uang masuk yang positif? Bagaimana pertumbuhan properti didaerah itu? Dan sebagainya.. Investasi properti adalah masalah angka-angka. Maksudnya adalah apakah secara angka finansial akan untung atau tidak.

"Saya Ragu Ingin Berbisnis di Properti di Batam!"

Tanya:

Dear Pak Steven,

Nama saya Johan. Saya lahir 8 September 1982, jam 8 malam. Saya baru mendapatkan masukan dari seseorang akan bisnis properti yang belum pernah saya geluti sama sekali, melihat perkembangan di Kota Batam yang masih stagnan, saya ragu ingin menggeluti hal tersebut.

Saat ini saya masih kerja di back office bersama orang lain. Namun, sebetulnya saya juga ingin mandiri dan punya usaha sendiri. Nah, apakah Pak Steven bisa membantu saya dalam mengklarifikasikan usaha yang cocok untuk saya berdasarkan informasi di atas?

Terima kasih atas bantuannya.
(Johan Rohadi, Batam)

Jawab
Mas Johan yang terhormat,
Terima kasih atas pertanyaan Anda. Perlu Anda ketahui, perkembangan properti di Indonesia sangat berkembang pesat sehingga dikhawatirkan adanya penggelembungan atau bubble.

PROSPEK INVESTASI REAL ESTATE - PROPERTY (RUMAH, RUKO & TANAH) DI PULAU BATAM

Sebagai daerah yang sedang membangun, kebutuhan perumahan di Batam cukup tinggi. Sebagai kota sektor industri yang menyerap tenaga kerja cukup banyak baik tenaga kerja lokal maupun expatriate. Selain dikenal sebagai pusat perindustrian di Indonesia, Batam juga dikenal sebagai kota atau pulau yang penuh bertaburan dengan hotel dan tempat wisata terkenal.  Tentu saja hal itu memicu meningkatnya kebutuhan perumahan bagi tenaga kerja, hal ini memicu menjamurnya perumahan dan ruko (rumah toko) di Batam di setiap sudut.

Senin, 03 Oktober 2011

Usia 20 Tahun Sukses dengan Perusahaan Propertinya



Elang Gumilang, pemuda berumur kurang dari 30 tahun yang sudah mampu membukukan hingga Rp. 20 milliar tiap tahun untuk omzet propertinya. Melalui keprihatinannya kepada masyarakat margin bawah yang tidak mendapatkan tempat untuk berlindung, Elang memulai usaha propertinya. Mengingat bisnis properti pada umumnya yang terkesan untuk golongan atas dan mahal. Menurut Elang, saat ini sebanyak 75 juta masyarakat kurang mampu yang tidak memiliki tempat tinggal.
Berdasarkan keprihatinan tersebut Elang memutuskan untuk memulai usahanya dibidang properti dengan harga yang sesuai dengan masyarakat kurang mampu. Keadaann tersebut nantinya dapat menjadi ladang amal dan rejeki bagi Elang. Elang memulai bisnis dengan konsep perumahan yang mampu terjangkau oleh kaum margin bawah. Tidak mudah untuk memperoleh investor, mengingat Elang terbilang cukup muda dalam memulai usaha properti tersebut.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Alasan Kenapa Bisnis Properti Menguntungkan

Dikutip dari : http://aryodiponegoro.wordpress.com/
May 28, 2008 by aryodiponegoro

Sedikitanya ada tiga alasan yang tidak dapat anda tolak untuk memasuki bisnis properti.

Alasan No. 1. Pasti untung!
Pernahkah anda bayangkan bisnis yang paling menguntungkan? Dalam teori manajemen keuangan terdapat istilah HIGH RISK HIGH GAIN. Tapi dalam bisnis properti, NO UNCONTROLLED RISK, HIGH GAIN. Ada beberapa instrumen yang menentukan hal ini.

Harga tanah pasti meningkat
Di dunia ini tidak ada harga yang turun kecuali hal-hal yang berkaitan dengan kondisi makro perekonomian. Tapi bisa dipastikan 99% bahwa harga tanah pasti meningkat. PBBnya saja meningkat hampir tiap tahun. Secara hitungan kasar saja, jika anda beli tanah terus dijual 1 tahun ke depan. Pasti untung! Itu hebatnya bisnis properti.

Bisnis Properti 2011: Beli Rumah dg Modal Kecil

Salah satu bisnis yang mempunyai prospek bagus di 2011 yaitu bisnis properti. Banyak pengamat dan pelaku bisnis mengatakan bahwa sektor properti di tahun 2011 yang dalam kalender China di sebut juga sebagai tahun kelinci merupakan salah satu bisnis yang akan mengalami pertumbuhan secara cepat. Ini di karenakan suku bunga KPR dan KPA akan terus di turunkan oleh otoritas moneter.


Plan Perencanaan Rumah Kos


Contoh Surat Perjanjian Kerjasama


SURAT PERJANJIAN KERJASAMA KEPADA PEMODAL

Kami yang bertanda tangan dibawah ini : 
Nama                    :               
No KTP                :               
Dalam hal ini bertindak sebagai Direktur Perusahaan yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA. 
Nama                    :  _______________________________
No KTP                :  _______________________________
Alamat KTP          : _______________________________  
Dalam hal ini bertindak sebagai salah satu pemegang saham Perusahaan CV. ANAK BANGSA MANDIRI, yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.  Dengan ini PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA setuju untuk mengadakan perjanjian kerjasama dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut dibawah ini. 

Pasal 1
LINGKUP KERJASAMA & SUMBER MODAL

Sumber modal perusahaan adalah dari penjualan saham, dengan ketentuan :
  1. Terhitung tanggal pada surat ini maka mulai hari ini PIHAK KEDUA memberikan modal kepada PIHAK PERTAMA sebanyak yang tertera di Lembaran Surat Saham yang akan diberikan kepada masing-masing pemodal
  2. Bahwa PIHAK PERTAMA akan menggunakan perangkat tersebut untuk menambah modal pembuatan usaha rumah kos, rumah sewa, atau usaha yang bergerak dibidang properti. 
  3. Harga perdana saham adalah Rp 1.000,- per lembar
  4. Satu lot terdiri dari 500 lembar saham
  5. Pembelian saham oleh calon pemegang saham adalah minimal 1 lot.
  6. Pemegang saham berhak menjual saham miliknya kepada orang lain dan bebas menentukan harga jual per lembar saham.
  7. Pengelola dan karyawan berhak membeli saham
  8. Untuk menambah modal, Pengelola berhak menjual saham sebanyak-banyaknya kepada masyarakat

Pasal 2
JENIS USAHA

  1. Jenis Usaha yang akan didirikan oleh PIHAK PERTAMA adalah : 
  2. Properti (Rumah Kost/Sewa)
  3. Pengelolahan Lahan, Tanah.


Pasal 3
PENENTUAN LABA BERSIH
  1. Yang dimaksud Laba bersih adalah omzet setelah dikurangi dengan biaya operasional, biaya defisit dan angsuran sewa ruko. 
  2. Laba bersih   =   Omzet - Biaya Operasional  - BiayaDefisit - Pajak
    1. Omzet adalah segala pemasukan perusahaan yang meliputi :  
      Ø  Sewa/Kos Kamar 
      Ø  Sewa Lahan dan Penghasilan Properti,  
       
    2. Biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan untuk operasional perusahaan rutin, antara lain :
      • Gaji karyawan 
      • Honor atau komisi untuk freelancer atau untuk karyawan untuk pekerjaan tertentu.
      • Rekening PAM, PLN & iuran rutin
      • Biaya service segala peralatan yang rusak
      • Operasional administrasi 
      • Biaya promosi

      • Dan semua biaya lain untuk kepentingan perusahaan selain biaya defisit, Angsuran Kredit Properti dan pembelian alat. 
       
    3. Defisit adalah nilai barang yang berkurang dalam waktu tertentu, biasanya disebut dengan penyusutan,  Biaya defisit adalah dana yang harus dikeluarkan setiap bulan untuk mengganti nilai barang yang berkurang. Penentuan besarnya biaya defisit adalah harga barang dibagi dengan perkiraaan umur barang, contoh harga sebuah keran air untuk satu unit rumah Rp  500.000,- dan perkiraan umur barang 1 tahun maka biaya defisit per bulan adalah Rp 41.666.-.
    4. Angsuran Kredit properti. adalah dana yang harus di simpan rutin perbulan yang dipergunakan untuk membayar kredit properti pada periode berikutnya. 

Pasal 4
KETENTUAN BIAYA ATAS KERUSAKAN

 Apabila ada kerusakan aset maka diperlukan biaya untuk memperbaikinya yang terdiri dari :
v  Biaya spare part  yaitu biaya pembelian alat baru, biaya ini diambil dari dana defisit, apabila dana simpanan defisit tidak mencukupi maka biaya diambil dari dana operasional.
v  Biaya service yaitu biaya jasa perbaikan, biaya ini diambil dari dana pendapatkan kotor pada bulan berjalan dan dalam laporan keuangan masuk sebagai biaya operasional

Pasal 5
Sumber Modal

Sumber modal perusahaan adalah dari penjualan saham, dengan ketentuan :
9.       Harga perdana saham adalah Rp 1.000,- per lembar
10.   1 lot terdiri dari 500 lembar saham
11.   Pembelian saham oleh calon pemegang saham adalah minimal 1 lot.
12.   Pemegang saham berhak menjual saham miliknya kepada orang lain dan bebas menentukan harga jual per lembar saham.
13.   Pengelola dan karyawan berhak membeli saham
14.   Untuk menambah modal, Pengelola berhak menjual saham sebanyak-banyaknya kepada masyarakat 
Pasal 6
Kewajiban masing-masing pihak
KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA
1.       Mengelola modal secara profesional hanya untuk perusahaan.
2.       Memberikan laporan keuangan perbulan pada setiap tanggal 4.
3.       Memberikan laporan kemajuan perusahaan setiap bulan secara tertulis bersamaand dengan laporan keuangan. 
KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
1.       PIHAK KEDUA berkewajiban menjaga rahasia perusahaan.
2.       PIHAK KEDUA berhak menarik kembali sahamnya minimal setelah 6 bulan sejak tanggal pembelian saham, dan memberitahukan kepada PIHAK PERTAMA minimal 2 bulan sebelumnya.
3.       PIHAK KEDUA berhak menjual sahamnya kepada pihak lain. 


Pasal 7
Ketentuan Dividen
1.       Dividen dibagikan setelah 2 bulan sejak pembelian saham
2.       Dividen dibagikan pada tanggal 5 setiap bulan.
3.       Pemegang saham berhak untuk menggunakan dividen untuk menambah jumlah saham.
4.       Apabila pemegang saham lebih dari 1 orang, maka pembagian dividen dilakuksan secara proposional sesaui dengan banyaknya saham.
5.       Perubahan ketentuan pembagian dividen dapat diubah setiap akhir tahun pada RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).
Pasal 8
Kerugian

1.       Apabila dalam dalam 1 bulan, laba bersih perusahaan mencapai angka minus maka PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA tidak mendapatkan pembagian keuntungan.

Pasal 9
Penutupan Usaha

Apabila usaha akan ditutup yang disebabkan oleh pailit atau sebab lain maka :
1.       PIHAK PERTAMA segera melunasi segala kewajiban kepada pihak lain dengan menggunakan kas perusahaan atau aset perusahaan.
2.       Apabila aset perusahaan tidak mencukupi untuk melunasi kewajiban tersebut maka PIHAK PERTAMA berkewajiban melunasi kewajiban tersebut dari kas pribadi.
3.       Apabila ada sisa aset perusahaan, maka semua aset adalah milik PEMODAL dan dibagikan kepada PEMODAL sesuai dengan prosentasi sahamnya.   

Pasal 10
Batas Waktu Kerjasama

Perjanjian kerjasama ini berlaku selama 3 tahun terhitung sejak penandatanganan surat perjanjian ini. Pada tanggal 15 November 2010, surat perjanjian kerjasama ini dinyatakan berakhir dan selanjutnya dapat diperpanjang kembali dengan surat perjanjanjian baru, atas kesepakatan kedua belah pihak.

Pasal 11
Perselisihan

Apabila terjadi perselisihan antara kedua belah pihak didalam pelaksanaan pasal pasal dan surat perjanjian ini pada dasarnya akan diselesaikan secara musyawarah. 

Pasal 12
Force Majeure

1.       Yang dimaksud force majeure adalah hal-hal yang mempengaruhi pelaksanaan   Perjanjian Kerjasama ini , yang terjadi diluar kekuasaan kedua belah pihak, seperti pemogokan umum, gempa bumi, banjir, sabotase, hura hara, kerusuhan, dan keadaan darurat yang secara resmi dikeluarkan oleh Pemerintah.
2.       Apabila terjadi force majeure, PIHAK PERTAMA harus memberitahukan secara tertulis kepada Pihak KEDUA paling lambat 1 (satu) bulan setelah terjadi force majeure, dan untuk ini PIHAK PERTAMA tidak dikenakan kewajiban atau denda apapun juga.


Pasal 13
Lain-Lain

1.       Surat perjanjian kerjasama ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dan atau kekurangan maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
2.       Hal-hal lain yang tidak tertera dalam surat perjanjian kerja sama ini dapat diatur atas kesepakatan kedua belah pihak  

Pasal 14
Penutup

Surat perjanjian kerjasama ini dibuat di Johor Bahru Malaysia pada hari dan tanggal yang sama dengan diatas, dengan disaksikan oleh para saksi dan ditandatangani tanpa paksaan dari pihak manapun juga dan dibuat rangkap 2 (dua). 

Johor Bahru, ___/________ 2011
  Pihak Pertama                                                             PihakKedua                                                                                                                                                                                       


Arief Ihsan Abdullah                                               ___________________

Disetujui Oleh :
Direktur Utama  – RIYANTO                        __________________________
Komisaris Utama – MOH MASRURY        __________________________
Komisaris – YUYU EVAYANI                        __________________________
Komisaris – ENDANG SUPRIADI               __________________________
Komisaris - SADILAH                                    __________________________